Berbagi Arsip Antar Sistem Linux

Desember 27, 2007

Bukan tulisan sendiri (bahkan bukan tulisan sama sekali, lebih ke ‘pembatas buku’). Bahkan beberapa orang telah dengan mudah melakukannya.
Dengan menggunakan NFS berbagi arsip antar komputer ber-OS linux menjadi mudah. Panduannya di  Techtarget dan pengaturan lanjut bisa dibaca pada contoh di Howtoforge.
Yang perlu dicatat untuk pengguna Opensuse, contoh2 diatas tidak menggunakan Opensuse. Namun padanan tool-tool yang digunakan dapat ditemukan di Yast->Network Services.

Iklan

Ralat Postingan: Linksys WPC54G ver. 3 di Linux

Desember 26, 2007

Pertama-tama saya minta maaf kepada siapa saja yang pernah membaca dan menggunakan postingan di bawah untuk panduan. Ternyata Linksys WPC54G Ver.3 saya tetap tidak dapat digunakan :(.
Untuk versi yang lebih tepat tentang PCMCIA ini ada di blog berikut. Jangan heran kalau postingan pada blog tersebut tidak menyebut tipe WPC54G. Chipsetnya pun bukan tipe yang sama. Namun keduanya sama-sama memakai module bcm43xx milik kernel sebagai driver. Jadi garis besar penyelesaian masalahnya kira2 sama.
Saya beri gambarannya:

  1. Singkirkan module bcm43xx. Letakkan blacklist pada /etc/modprobe.conf.local agar tidak dipanggil lagi saat komputer di restart.
  2. Gunakan Ndiswrapper untuk memanfaatkan driver Window$ di Linux.
  3. Selesai.

Selamat mencoba 🙂


Linksys WPC54G ver. 3 di Linux

Desember 15, 2007

PCMCIA Linksys WPC54G ver. 3 yang menggunakan chipset Broadcam dapat langsung dikenali di OpenSUSE 10.3 namun tidak dapat langsung digunakan. Akan mucul pesan kesalahan berikut pada saat antarmuka wlan0 diaktifkan

# ifconfig wlan0 up

# SIOCSIFFLAGS: No such file or directory

Agar dapat digunakan perlu diinstalasi firmware bcm43xx. Firmware dapat diunduh di situs Packman atau dari repositori Packman melalui Yast. Selamat mencoba


Kernel 2.4 Di Debian Tidak Sama dengan Kode Sumber Kernel Yang Asli

Agustus 28, 2007

Anda tidak percaya? Coba buka baris ini pada file source bawaan Debian Sarge dengan kernel 2.4.27.
Kalau anda ketemu, mungkin saya yang tidak beruntung, karena setengah pusing saya mencarinya dan tidak ada tanda-tanda keberadaan struktur data tersebut.
Adakah penjelasan tentang ini? Teknis, filosofis atau terserah apa saja.

Powered by ScribeFire.


Iceweasel; Bug atau Lack of My Ability?

Januari 12, 2007

Saya menggunakan Iceweasel untuk menggantikan Firefox. Bukannya sok2an, tapi saya jatuh hati dengan musang putih itu. Toh mereka berdua bersaudara, tidak perlu repot mempelajari ulang fitur2nya bagi yang terbiasa menggunakan Firefox.

Iceweasel

Tapi kemudian saya menemukan kejanggalan ketika mencoba memilih untuk tidak meload gambar. Walau pilihan telah dibuat, gambar tetap muncul (lihat skrinsut)

My Iceweasel

Iceweasel yang salah, atau saya yang melewatkan sesuatu? Ada yang punya pengalaman serupa? Ada pemecahannya?

Uniknya lagi ketika saya mengambil skrinsutl, saya menemukan kejanggalan lagi tapi kini pada program pengambil skrinsutnya. Begini, saya mengatur agar jendela Iceweasel Preferences pada posisi On Top. Kemudian saya mengaktifkan jendela Iceweasel dan menggunakan tombol Alt+Print Screen untuk mengambil jendela yang sedang aktif. Hasilnya lihat skrinsut

Screenshot Bug?

Untuk informasi saya menggunakan Gnome 2.12.2 pada OpenSuSE 10.1


Pengganti Visio Di Linux

Januari 10, 2007

Waktunya berkeluh kesah. Ada atau tidak ya pengganti Visio di GNU/Linux yang bagus?

Syarat (menururut saya) yang bagus adalah gambarnya jelas dan cocok dengan OpenOffice.org. Selama ini pakai Dia, tapi tidak ‘cocok’ (padanan bahasa yang tepat untuk compatible apa sih?) dengan OpenOffice.org. Pakai OpenOffice.org Draw, tidak (belum) familiar. Ada yang lain atau tidak ya?

powered by performancing firefox


Dari 10.0 ke 10.1

Juli 28, 2006

Akhirnya saya putuskan untuk berpindah ke SuSE 10.1. Setelah beberapa hari diimingi ISO 10.1 yang tersimpan rapi di harddisk dan kondisi laptop yang tiba-tiba menjadi menjengkelkan, SuSE 10.1 sukses di-install di laptop saya.

Pro: Sudah disertakan paket firefox 1.5, open office 2.0 (tdk pre lagi), kde 3.5, modem nokia saya terdeteksi dengan otomatis dan lancar.

Kontra: Laptop saya jadi lambat, SuSE tetap tidak menyertakan dukungan multimedia untuk file media yang berpropierti, instalasi yang cukup menyulitkan (karena utilitas pembantu instalasi mendeteksi layar saya sebagai laya 17″ sehingga besar UI lebih besar dari besar layar. Saya harus menebak tombol OK, Back, Abort dll)

Yang belum dibuktikan sekarang adalah penyebab laptop saya menjadi bermasalah selama ini yaitu power management, dimana acpi membuat file log yang tiba2 membesar sampai menghabiskan tempat sehingga berpengaruh pada saat booting dan login, sudah teratasi atau belum. Saya sendiri pada edisi 10.0 tidak berusaha mencari penyelesaiannya. Semoga akan baik2 saja.